2006
Nadiem menjadi seorang konsultan manajemen di McKinsey & Company kemudian ia memperoleh gelar MBA.Nadiem terjun dengan mendirikan Zalora Indonesia dan menjabat sebagai Managing Editor.
Nadiem menjadi seorang konsultan manajemen di McKinsey & Company kemudian ia memperoleh gelar MBA.Nadiem terjun dengan mendirikan Zalora Indonesia dan menjabat sebagai Managing Editor.
Nadiem mulai merintis Go-Jek namun menggunakan sistem manual dengan menggunakan smartphoone. Sehingga memudahkan akses antara penumpang dan pengemudi Go-Jek.
Ia keluar dari perusahaannya sebagai E-Commerce hal tersebut juga didasari dengan adanya survei yang dilakukan terhadap tukang ojek, yang menyatakan keluhannya dalam kesulitan mencari pelanggan.
Nadiem mulai mengembangkan Go-Jek dan ia berhasil menyelesaikan aplikasi Go-Jek tersebut. Setelah itu, Ia mulai menjalankan aplikasi Go-Jek dilingkungan masyarakat.
Selama proses pengembangan dan perkenalan Go-Jek dilingkungan masyarakat , Ia mengalami banyak permasalahan salah satunya dengan adanya gesekan dengan sopir ojek lokal atau pengkolan.
Nadiem telah berhasil menjadi seorang CEO dan pendiri Go-Jek dengan 10 rb supir Go-Jek dan telah mendapat pendanaan 7,2 triliun